Galela dan Perjalanan Sejarah Muhammadiyah di Maluku Utara

- Editor

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto warga yang pulang usai mengikuti milad ke-113 Muhammadiyah di Galela, Halmahera Utara. (Foto/Jeje)

Foto warga yang pulang usai mengikuti milad ke-113 Muhammadiyah di Galela, Halmahera Utara. (Foto/Jeje)

Galela, Maluku Utara – Suasana di Galela tampak semarak sejak pagi hari. Arus kendaraan dan langkah warga mengalir menuju lokasi pusat peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah yang tahun ini dipusatkan di Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (13/12/2025).

Pemilihan Galela sebagai lokasi peringatan milad memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan Muhammadiyah di Maluku Utara. Secara organisatoris, Muhammadiyah telah berkembang di wilayah ini sejak 1924, sebagaimana tercatat dalam hasil riset almarhum sejarawan Adnan Amal.

BACA JUGA  Memahami Puasa

Ketua Panitia Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah, Dr. Kasman Hi. Ahmad, menyampaikan bahwa Galela memiliki posisi penting dalam sejarah Muhammadiyah nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Galela menorehkan kontribusi besar bagi Muhammadiyah. Dari Halmahera Utara lahir tokoh-tokoh besar Muhammadiyah, seperti Muhammad Amal dan Abdullah Chan Hwatseng, yang namanya tercatat dalam buku Seratus Tokoh Muhammadiyah yang Berpengaruh di Indonesia. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Muhammadiyah Maluku Utara,” ungkapnya.

BACA JUGA  Petani Kopra di Halut Maluku Utara Ditemukan Tewas di Kebun, Pelaku Diduga Adik Kandung

Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan-kegiatan besar Muhammadiyah pernah digelar di Galela pada tahun 1964, 1967, dan 1968. Pada masa itu, warga Muhammadiyah rela menempuh perjalanan jauh, membawa logistik secara mandiri, bahkan berjalan kaki demi menghadiri kegiatan persyarikatan.

“Semangat dan kecintaan itu kembali terasa pada Milad ke-113 ini. Ini menjadi tanda bahwa ruh Muhammadiyah di Galela dan Maluku Utara tetap hidup dan terus menguat,” tambahnya.

Berita Terkait

Perayaan Natal di Gereja Katolik Santo Willibrordus Ternate Berlangsung Khidmat dan Damai
Jamaah Umroh Morotai Resmi Dilepas ke Tanah Suci
Wabup La Ode Yasir Hadiri Zikir dan Doa Bersama Dalam Peringatan Hari Santri 2025
STQH Ke XXVIII Tingkat Provinsi Malut Diikuti Ratusan Peserta dari Kabupaten/Kota
Jalin Kebersamaan di Bulan Ramadhan, Bhabinkamtibmas Desa Kawalo Berbagi Takjil untuk Warga Kawalo-Woyo
Jelang Akhir Ramadhan, BAZNAS Kota Ternate Ajak Kaum Muslimin Salurkan Zakat
Realisasi Pengumpulan Zakat BAZNAS Ternate Tahun Lalu Meleset, Ini Penyebabnya
Safari Ramadhan, Kapolres Halteng Buka Puasa Bersama Anak Yatim
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:15 WIT

Perayaan Natal di Gereja Katolik Santo Willibrordus Ternate Berlangsung Khidmat dan Damai

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:50 WIT

Galela dan Perjalanan Sejarah Muhammadiyah di Maluku Utara

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:00 WIT

Jamaah Umroh Morotai Resmi Dilepas ke Tanah Suci

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:20 WIT

Wabup La Ode Yasir Hadiri Zikir dan Doa Bersama Dalam Peringatan Hari Santri 2025

Senin, 16 Juni 2025 - 12:17 WIT

STQH Ke XXVIII Tingkat Provinsi Malut Diikuti Ratusan Peserta dari Kabupaten/Kota

Berita Terbaru

Penyaluran bantuan meja dan kursi untuk sekolah di Kabupaten Pulau Taliabu

Pendidikan

Sarana Pendidikan Jadi Prioritas Disdik Pulau Taliabu

Rabu, 14 Jan 2026 - 11:07 WIT

Corong

Hutan Halmahera Utara dan Masa Depan Manusia

Rabu, 14 Jan 2026 - 10:37 WIT

Aktivitas bongkar muat di pelabuhan A. Yani, Ternate. (Sumber/Pelindo)

Ekobis

Sepanjang 2025, Arus Peti Kemas TPK Ternate Meningkat

Rabu, 14 Jan 2026 - 09:50 WIT

error: Konten diproteksi !!