Galela, Maluku Utara – Suasana di Galela tampak semarak sejak pagi hari. Arus kendaraan dan langkah warga mengalir menuju lokasi pusat peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah yang tahun ini dipusatkan di Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (13/12/2025).
Pemilihan Galela sebagai lokasi peringatan milad memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan Muhammadiyah di Maluku Utara. Secara organisatoris, Muhammadiyah telah berkembang di wilayah ini sejak 1924, sebagaimana tercatat dalam hasil riset almarhum sejarawan Adnan Amal.
Ketua Panitia Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah, Dr. Kasman Hi. Ahmad, menyampaikan bahwa Galela memiliki posisi penting dalam sejarah Muhammadiyah nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Galela menorehkan kontribusi besar bagi Muhammadiyah. Dari Halmahera Utara lahir tokoh-tokoh besar Muhammadiyah, seperti Muhammad Amal dan Abdullah Chan Hwatseng, yang namanya tercatat dalam buku Seratus Tokoh Muhammadiyah yang Berpengaruh di Indonesia. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Muhammadiyah Maluku Utara,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan-kegiatan besar Muhammadiyah pernah digelar di Galela pada tahun 1964, 1967, dan 1968. Pada masa itu, warga Muhammadiyah rela menempuh perjalanan jauh, membawa logistik secara mandiri, bahkan berjalan kaki demi menghadiri kegiatan persyarikatan.
“Semangat dan kecintaan itu kembali terasa pada Milad ke-113 ini. Ini menjadi tanda bahwa ruh Muhammadiyah di Galela dan Maluku Utara tetap hidup dan terus menguat,” tambahnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









