Sofifi, Maluku Utara – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengungkapkan alasan di balik kunjungannya ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, kunjungan tersebut murni dilakukan dalam rangka koordinasi terkait Monitoring Center for Prevention (MCP) sebagai bagian dari upaya meningkatkan pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Sarbin menyampaikan bahwa target pemerintah provinsi adalah memastikan MCP berada pada zona hijau, dan hasil terbaru menunjukkan bahwa Maluku Utara telah mencapai skor 88 persen. “Alhamdulillah kita sudah di zona hijau dengan skor 88 persen,” ujar Sarbin di lobi Sahid Bela Ternate, Senin (1/12/2025).
Ia menegaskan bahwa capaian skor bukan satu-satunya tujuan, namun juga diharapkan perilaku penyelenggara pemerintahan ikut mencerminkan zona hijau. Karena itu, pihaknya berkoordinasi intens dengan KPK terutama dalam hal pengawasan. “Jadi kita disambut dengan baik dan kita juga berikan beberapa dokumen yang diminta sehingga nilai yang awalnya 75 persen sekarang sudah menjadi 88 persen,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!