Dokter Ungkap Detik-detik Kematian Tahanan Kelas IIB Sanana

Melihat gejala yang muncul, dr. Farid menduga TK mengalami psikosis akut menurut diagnosa awal. “Setidaknya terpenuhi satu atau dua gejala yang sudah mengarah ke situ,” terang Farid.

Meski demikian, Farid menegaskan bahwa dirinya hanya dokter umum tanpa sertifikasi kejiwaan. “Karena tidak ada dokter jiwa maupun obat penenang di Kabupaten Kepulauan Sula, pihak Lapas merekomendasikan TK dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ),” ujarnya.

BACA JUGA  Pria Paruh Baya Asal Sula Ditemukan Meregang Nyawa di Para-para Kopra, Ini Penyebabnya

Ia menambahkan TK kemudian dibawa ke RSUD Sanana. Kondisinya terus menurun ia menggigit bibir hingga luka bernanah, demam, tidak mau makan, dan semakin lemah. Pada Senin pagi (17/11), kondisi TK sudah kritis dengan tensi rendah, nadi melemah, dan nafas hampir berhenti.

“Kami segera koordinasikan pengantaran ke RSUD, tapi saat tiba di rumah sakit, TK telah meninggal dunia. Kemungkinan meninggal terjadi saat perjalanan,” tutup dr. Farid. (RMT/Red)

BACA JUGA  Banjir Terjang Rumah Warga Mangoli di Kepulauan Sula, Satu Orang Dilaporkan Meninggal

Baca Artikel Terkait

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah