Pemda Halmahera Utara tak Kantongi Data Anak Putus Sekolah

Pihaknya tengah berupaya hingga membentuk tim namun kendalanya anggaran sehingga belum memulai. “Awal tahun 2025 itu kami sudah bentuk tim, hanya saja terkendala karena ada efisiensi anggaran,” katanya.

Atas dasar itu, mereka berencana untuk kembali duduk bersama kepala sekolah, kepala desa, camat, agar dapat kembali melakukan pendataan. “Kami akan mengusahakan agar di tahun 2026 itu sudah mengantongi data anak putus sekolah melalui monitoring di setiap Desa dan kecamatan,” uarnya.

BACA JUGA  Infrastruktur Pengendali Banjir Desa Tahane Diperkuat Berkat Dukungan NHM

Dia menambahkan, pihaknya juga akan memanfaatkan aplikasi satu pintu agar tidak berharap melalui data Dapodik.

Sebelumnya pada (23/04) lalu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Utara, Hertje Manuel, mengaku data anak putus sekolah memang belum dikantongi pihaknya. “Kami hanya menghimpun data jumlah siswa yang bersekolah,” katanya singkat. (RR/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah