Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, potongan kaki tersebut diserahkan kepada ibu pasien, inisial W (40), warga Desa Babang, Halmahera Selatan.
Ibu pasien kemudian membawa potongan kaki itu dalam tas plastik hitam dan meminta seorang ojek untuk membantu menguburkannya dengan bayaran Rp 20.000, tanpa mengetahui identitas ojek tersebut. Namun, tas kantong kresek berisi potongan kaki korban secara tidak sengaja dibuang di bak sampah samping Hotel Bela Ternate. Dari keterangan yang diperoleh, pihak keluarga pasien berinisiatif meminta bantuan ojek untuk menguburkan potongan kaki tersebut karena alasan tidak memiliki keluarga di Ternate.
“Saat ini, pasien masih menjalani pemulihan pasca operasi di RSUD Chasan Boesoirie,” pungkasnya. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!