Selain teknis upacara, rapat juga membahas agenda pendukung lainnya, seperti jadwal pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), pawai obor, dan malam resepsi kenegaraan.
“Pengukuhan Paskibraka akan dilaksanakan pada 15 Agustus, sementara malam resepsi kenegaraan akan digelar di Islamic Center,” tambah Fahmi.
Ia juga menyampaikan permintaan kepada Dinas Kesehatan agar terus memantau kondisi kesehatan anggota Paskibraka guna memastikan kesiapan fisik mereka menjelang hari pelaksanaan.
“Semua ini kami persiapkan secara serius, karena peringatan kemerdekaan bukan hanya seremoni, tapi momentum bersejarah yang harus disambut dengan penuh semangat dan kebanggaan,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten III Setda Pulau Morotai, Hi. Rajak Lotar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam menyukseskan peringatan HUT ke-80 RI. Ia menekankan bahwa keterlibatan publik merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air dan penghormatan atas jasa para pahlawan.
“Kami berharap, peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat rasa persatuan, kesatuan, dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat Morotai,” pungkasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!