Tak hanya itu, program beasiswa ini juga mencakup dua mahasiswa program doktoral (S3) dan sejumlah tenaga medis potensial yang tengah menempuh pendidikan spesialis.
Kebijakan ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai sebagai upaya strategis untuk menjamin ketersediaan tenaga profesional di daerah, terutama dalam pelayanan kesehatan yang selama ini masih menjadi tantangan di Halmahera Tengah.
“Pemkab berharap, kebijakan ini tidak hanya menjadi solusi jangka panjang, tetapi juga menciptakan rasa tanggung jawab dan ikatan moral bagi generasi muda untuk membangun kampung halamannya,” pungkas Jamrud. (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!