Dinas Kesehatan juga telah mengerahkan tim medis ke setiap posko pengungsian untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga yang terdampak. “Pemantauan dan pendataan terus kami lakukan, termasuk di desa-desa yang tersebar di 30 kecamatan, seperti Gane, Makian Kayoa, dan Obi,” ungkap Aswin.
Dalam laporan lebih lanjut, BPBD Halmahera Selatan masih melakukan pembaruan data dan evakuasi di wilayah-wilayah yang masih terendam banjir. Banjir yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Halsel tidak hanya berdampak pada pemukiman, tetapi juga infrastruktur. Beberapa jembatan, seperti jembatan di Desa Tuwokona dan jembatan penghubung antara Desa Tembal dan Kupal, mengalami kerusakan akibat longsor. (RAF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!