Bahas Mekanisme Proyek Swakelola, Sekprov Malut : Ini Soal Pilihan

Dari informasi yang dihimpun bahwa tahun ini ada tiga titik proyek yang dicanangkan oleh Pemprov menggunakan “pilihan” sistem swakelola dengan pagu anggaran yang berbeda-beda. Yaitu, renovasi Perumahan Gubernur sebesar Rp 8,8 miliar, renovasi Kantor Gubernur dengan nilai Rp 4.252.660.000, dan renovasi kediaman Wakil Gubernur senilai Rp 2 miliar.

Terkait proyek renovasi kediaman wakil gubernur, wartawan Haliyora.id mendatangi lokasi yang dimaksud, tetapi tidak ada papan proyek yang terpasang di depan. Untuk memastikan lebih jauh terkait proyek ini, wartawan meminta izin ke petugas Satpol PP kediaman Wakil Gubernur untuk melihat langsung di halaman belakang, namun tidak diizinkan dengan alasan tidak ada pekerjaan.

BACA JUGA  Pesimis, PAD Tikep Diprediksi Tak Capai Target

“Tidak ada pekerjaan di belakang, kalau mau ke belakang tolong konfirmasi dulu ke Danpos yang sementara lagi di kantor Gubernur,” ujar satpol PP yang tidak mau disebutkan namanya.

Soal renovasi kediaman Wagub juga dibenarkan oleh Sekprov Samsuddin A. Kadir. Ia mengatakan tahun ini proyek swakelola diperuntukan pada tiga titik yang telah disebutkan tadi, namun terkait anggaran rumah Wagub, ia tidak tahu pasti berapa nominalnya. “Kalau rumah wagub saya tidak tahu pasti, coba ente tanya saja di Dinas PUPR,” tutup Samsuddin. (RFJ/Red)

BACA JUGA  Ini Rahasia yang Bikin Asmar Bani Yakin Raih Rekomendasi PAN di Pilbup Halsel
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah