Kekalahan dari PSM membuat rekor 13 laga tak terkalahkan Malut United terhenti. Namun bagi Wahyu, situasi tersebut justru menambah gairah skuad Laskar Kie Raha untuk memberikan penampilan terbaik.
“Kami sudah mempelajari kesalahan pada laga sebelumnya dan melakukan persiapan dengan menu latihan dari tim pelatih. Para pemain siap 100 persen untuk pertandingan melawan PSIS,” kata Wahyu yang pernah membela tim tamu.
Laga kontra PSIS menjadi penampilan terakhir Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, musim ini. Wahyu yang mewakili seluruh pemain Malut United ingin mempersembahkan kemenangan kepada masyarakat Maluku Utara dan seluruh pendukung Malut United.
“Memainkan laga kandang terakhir musim ini membuat kami para pemain termotivasi untuk terus memenangi laga dan membuat masyarakat Maluku Utara bangga,” tutur Wahyu.
Sobat sport Haliyora, PSIS selaku tim tamu datang dengan situasi yang sudah dipastikan degradasi. Skuad asuhan Muhammad Ridwan tertahan di posisi ke-18 klasemen dengan koleksi 25 poin, terpaut 7 angka dari Semen Padang yang untuk sementara berada di zona aman dengan kompetisi menyisakan dua pekan lagi.
Laskar Mahesa Jenar juga tak pernah menang dalam 5 pertandingan terakhir (4 kalah, 1 imbang). (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!