Menurutnya, banyak pedagang khawatir akan mengalami kerugian karena harus membawa kembali dagangan setiap hari akibat minimnya pengunjung. Kondisi ini menyebabkan para pengusaha menolak menempati kios yang tersedia.
“Sejak awal pemerintah sudah salah memilih lokasi pembangunan pasar, ini menyulitkan kami untuk negoasiasi dengan para pengusaha mendatangkan para pedangang. Tetapi kami masih bisa mengaktifkannya kembali sesuai permintaan para pengusaha dan pedagang yakni harus memiliki fasilitas kemanan seperti Pos Security,” tegasnya. (Mg02/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!