Terhadap kegiatan-kegiatan fisik yang tidak terdampak efisiensi, Muslim meminta agar dikaji lagi. Jika dalam kajian itu terdapat kesimpulan yang membolehkan kegiatan fisik tersebut bisa kembali dianggarkan maka dilaksanakan. “Jika ada peluang didorong menggunakan APBD, ya dilakukan penyesuaian. Ini khusus kegiatan fisik yang tersentuh efisiensi,” ujarnya.
Selain kegiatan fisik 2025, politisi PKB itu juga meminta Pemkab Halmahera Selatan tidak melupakan proyek-proyek di tahun 2024 yang belum tuntas dikerjakan. Di antaranya adalah proyek multiyears yang di dalamnya terdapat pembangunan jalan dan jembatan di Kecamatan Bacan Selatan, pembangunan dermaga speed boat Tuwokona, penataan kawasan pantai Labuha, pedestrian dan pembangunan pasar Babang.
“Proyek multiyears ini kan dibayar sesuai progres. Tapi kami di DPRD berharap semuanya harus diselesaikan,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!