Tak cuma itu, Rustam juga menyinggung ASN yang diangkat menjadi pimpinan OPD kurang memiliki kompetensi dan skillnya, sehingga rata-rata dinas tersebut tidak dapat melakukan terobosan besar-besaran.
“Kita lihat saja di Nakertrans, saat rapat Pansus, saya kira mereka malas dan tidak serius, kalau serius kerja pasti data-datanya sudah ada dan diberikan ke kami. Mereka bilang ini tanggung jawab Pemprov. Ini kan bisa sinkronisasi, desentralisasi kan? Kalian bisa kejar. Perusahaan kan berada di wilayah administrasi pemerintahan kabupaten Halsel, paling tidak kalian harus berinovasi soal itu,” tandasnya. (Echal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!