Saking kesalnya, para ASN mengancam akan menduduki kantor Bupati. “Kalau Dinas Keuangan dan Bappeda tidak pernah tunggakan sementara kami ASN di OPD lain tunggakan terus. Jadi torang akan duduki kantor Bupati,” kesal salah satu ASN.
Sementara Asisten III Setda Bupati Morotai, Kalbi Rasyid yang memimpin apel tak bisa berbuat banyak. Ia hanya berjanji TPP ASN akan segera dibayarkan. “Supaya kita bisa senyum di akhir Desember ini,” begitu kata Kalby dengan nada sedikit bercanda.
Usai apel, sejumlah pimpinan OPD dan staf langsung mendatangi ruangan Sekda menuntut Pj Bupati Burnawan segera membayar Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) selama 4 bulan.
Dalam pertemuan itu, mereka meminta agar TPP para mereka segera dibayarkan. “Kehadiran kami disini adalah mempertanyakan masalah TPP. Karena ini sudah menjadi keresahan bagi seluruh ASN di lingkup Pemda Pulau Morotai,” ungkap salah satu perwakilan ASN saat pertemuan bersama dengan Sekda dan pimpinan OPD.
Menurut mereka, alih-alih berasal dari Pemprov Maluku Utara, Burnawan tak bisa berbuat apa-apa setelah menjabat Pj Bupati. “Kenapa sekarang begitu mereka mendatangkan Pj Bupati dari provinsi tapi tidak bisa menyelesaikan masalah, baik masalah PPPK dan ASN yang selalu menunda setiap bulan hak-hak kami, sehingga itu menjadi keresahan,” kesalnya.
Lantaran kesal, para ASN meminta kepada Pj Gubernur Maluku Utara Samsuddin A. Kadir segera mengganti Pj Bupati Morotai dengan pejabat yang lebih kompeten. “Kami minta kepada semua pimpinan OPD agar mengusulkan ke Pj Gubernur segera mendatangkan Pj Bupati yang baru,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!