Kendati diprovokasi, Tim Elang-Rahim, lanjut Nuryadin, tetap berpikir damai dan sejuk dalam di momentum politik ini. Olehnya itu, diminta kepada pihak berwajib untuk menertibkan dan menangkap pihak yang masih punya pikiran yang barbar seperti itu.
“Karena akun yang menebar fitnah itu atas nama IMS ADIL akronim dari Ikram Malam Sangaji dan Ahlan Djumadil, Maka kami tim Elang-Rahim meminta kepada saudara Ikram dan Ahlan untuk segera mengklarifikasi dan permohonan secara terbuka di media sosial dan online atas narasi yang menyerang pribadi Edi Langkara,” desaknya.
Kata Nuryadin, Edi Langkara adalah tokoh Fagogoru, anak negeri yang punya basis keluarga di Halmahera Tengah. Olehnya itu dimintakan kepada Bawaslu maupun pihak berwajib kiranya menyelesaikan persoalan ini jangan sampai terjadi gesekan dan ketersinggungan yang akan mengarah pada konflik atau perang saudara. Karena narasi yang diunggah ke medsos itu sudah menyinggung dan menghina harga diri keluarga.
Menurutnya, Pilkada merupakan ruang demokrasi politik untuk memilih pemimpin. Karena itu, diharapkan tidak ada pihak-pihak yang menyebarkan fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian. “Silakan dukung calon yang diusung tanpa menjatuhkan pihak lain. Kita semua adalah keluarga yang ingin mewujudkan Halmahera Tengah yang lebih baik. Mari isi demokrasi ini dengan kegembiraan tanpa menyudutkan pihak yang memiliki pilihan berbeda,” ajaknya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, dan pendukung Edi Langkara dan Abd Rahim Odeyani (Elang-Rahim) untuk menahan diri, menjaga semangat dan solidaritas, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang menyesatkan. Sebab kemenangan sudah di depan mata. (RJ/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!