Pemkot Ternate Rancang Belanja Daerah Perubahan 2024 Naik 4,38 Persen

Selain itu, belanja tidak terduga, juga mengalami mengalami penambahan sebesar Rp 420.147.300 dari anggaran belanja sebelum perubahan sebesar Rp 5.000.000.000, sehingga total sebesar Rp 5.420.147.300.

Tauhid menyebutkan, salah satu permasalahan belanja daerah, dikarenakan kemampuan fiskal daerah masih didominasi oleh dana transfer pemerintah pusat. Sehingga apabila ada kebijakan pusat yang berubah dalam tahun berjalan, sangat berpengaruh terhadap strategi kebijakan belanja daerah. 

BACA JUGA  Mantan Sespri Kadis PUPR Ternate Dipecat dari PTT, Mengaku Lantaran Berikan Kesaksian di PTUN

Bahkan, pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) yang masih lemah menyebabkan target realisasi pendapatan asli daerah yang diharapkan menjadi sumber pendanaan dalam pelaksanaan pembangunan daerah masih jauh dari harapan. “Begitu juga dengan realisasi pendapatan daerah sesuai laporan semester I dari target yang ditetapkan dalam APBD Induk tahun 2024 sebesar Rp. 1.157.293.658.77 dan realisasinya sampai dengan semester I baru mencapai Rp. 588.685.296.621,52, atau 50,87 persen,” pungkasnya. (RUL/Red2)

BACA JUGA  Status Lahan di Kawasan Reklamasi Landmark Ternate tak Jelas 
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah