Ramadhan Ibrahim yang terseret kasus suap bersama sang paman eks Gubernur Maluku Utara AGK itu, lantas menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarganya.
Ramadhan bilang, penyesalan mendalam ini karena apa yang telah terjadi membuat nama baik keluarga hancur, dan tak bisa melihat keluarganya lagi. “Kepada kedua orang tua, saya mohon maaf mama dan papa, maafkan saya atas peristiwa yang terjadi sehingga membuat papa dan mama serta keluarga dijauhi,” lirihnya sedih.
Bercak air mata terlihat di wajah muram sang eks ajudan AGK, yang terus melanjutkan pledoinya dengan mengatakan bahwa atas peristiwa yang menimpa dirinya ini, keluarganya mendapat cemohan. “Papa maafkan Ramadhan, karena dengan peristiwa ini papa dicemooh dan dijauhi bahkan oleh keluarga dekat sendiri,” kata Ramadhan dengan nada terisak.
Ramadhan juga mengungkapkan, bahkan karena kasus yang menjerat dirinya ini, ayahnya yang seorang petugas di masjid pun tak bisa lagi mengumandangkan adzan karena beban psikologi dan sosial.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!