Pj Sekda kemudian memerintahkan OPD teknis seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial untuk terus melakukan monitoring di lokasi bencana.
“Tim dari Pemprov akan terus memantau perkembangan dilokasi sebagai dasar untuk pengambilan kebijakan penanganan bencana banjir ini, tentu dengan koordinasi bersama Pemkot Ternate,” ujarnya.
Kepala BPBD Fehby Alting pada kesempatan itu mengungkapkan, hingga saat ini tercatat sebanyak 13 orang dilaporkan telah meninggal dunia, sementara delapan korban masih dalam perawatan.
“Dapat kami laporkan bahwa Basarnas dan TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi korban, dari 13 yang meninggal dunia 7 sudah teridentifikasi,”ucap Fehby.
Untuk delapan korban selamat, enam menjalani perawatan intensif di RSUD Chasan Boesoirie Ternate, dan dua lainnya masing-masing dirawat di Rumah Sakit Tentara, dan Rumah Sakit Prima.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!