Selain itu Zimli mengungkapkan bahwa baliho Tauhid-Aja yang beredar karena pihaknya di partai Golkar memberikan tugas kepada kader untuk mempromosikan diri di Pilwako. “Untuk kader mendongkrak popularitas dan memberi informasi kepada publik bahwa kader Golkar mencalonkan diri sebagai Walikota Ternate melalui survei paketan dengan Pak Tauhid,” timpalnya.
Zimli menegaskan paket Tauhid-Aja belum final, karena rekomendasi partai Golkar dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), yang sampai saat ini belum diberikan baik Pilkada tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Maluku Utara.
“Sehingga nanti menunggu keputusan, kita masih melakukan survei paketan, bisa saja ada perubahan,” pungkasnya. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!