Salah satu petugas SPBUN yang ditanyai wartawan juga tak menampiknya. “Jadi minyak yang dijual itu dibawah ke tempat agen penampungan milik pengusaha. Kami menjualnya dengan harga Rp 14.300 per liter, jadi ada 1,6 ton pertamax yang diisikan itu,” ungkap salah seorang operator SPBUN Bere Bere.
Kata dia, 1,6 ton pertamax yang dijual ke salah satu penampung itu atas perintah pihak penanggung jawab.
“Jadi kami berpatokan dengan bahasanya pak Ali, karena pak Ali bilang bisa. Dia itu penanggung jawab SPBU Maluku Utara wilayah Rayon II wilayah Morotai, makanya kami berpatokan dengan yang disampaikan,” ungkapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!