Ketua PAN Malut Dipecat, Ada Apa?

Menurut Djamrud, pergantian tersebut dikarenakan Nabiha Alwi tidak menjalankan roda organisasi dengan baik, sehingga dievaluasi DPP.

“Ada pakta integritas yang disepakati, yakni dibawah kepemimpinan Nabiha Alwi harus ada penambahan kursi parlemen di tingkat kabupaten, provinsi dan juga DPR RI,” kata Djamrud.

Lantaran kuota kursi parlemen yang disepakati itu tidak memenuhi, kata Djamrud, sehingga DPP memutuskan Nabiha Alwi dievaluasi. “Nyatanya berbanding terbalik di lapangan, sehingga dia dievaluasi oleh DPP dan digantikan oleh Tutur Sutikno,” begitu kata Djamrud. (Echal/Red)

BACA JUGA  Pilkada Malut : Beringin Kokoh, Banteng Tersungkur, PKB Bakal jadi Primadona
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah