Pengadaan Barang dan Jasa di Pemprov Terhambat Buntut SIPD Diblokir Kemendagri

- Editor

Kamis, 18 April 2024 - 15:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBJ Malut, Abdul Farid Hasan

Kepala BPBJ Malut, Abdul Farid Hasan

Sofifi, Maluku Utara- Dampak dari dikuncinya Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Provinsi Maluku Utara oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berdampak fatal terhadap pembangunan daerah. Sebab, selain utang daerah tak bisa dibayar, seluruh program dan kegiatan di Pemprov terancam tidak berjalan.

Terlebih, dalam tahun ini pembangunan fisik milik Pemprov sebagian besar menggunakan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tersebar di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini karena APBD tahun ini lebih memprioritaskan untuk melunasi utang daerah.

Hal Ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Provinsi Maluku Utara, Abdul Farid Hasan, saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Malut, Rabu (18/4/2024).

Menurut Farid, SIPD yang dikunci Kemendagri sudah tentu berdampak terhadap kegiatan pengadaan. Karena daftar pelaksanaan anggaran (DPA) juga bergantung dengan SIPD. Apabila proses ini berlangsung lama, maka kegiatan pengadaan juga ikut terhambat.

BACA JUGA  Gubernur Boyong Pimpinan OPD Ramai-ramai Keluar Daerah, Aktivitas Longgar

“Jika sampai bulan ini SIPD belum tuntas, maka sudah pasti ada dampak yang begitu besar, terutama pembangunan fisik yang menggunakan DAK,” sebutnya.

Berita Terkait

Ini Tren Kasus Korupsi di Indonesia Sepanjang 2023, Malut Masuk?
Bupati Fifian Adeningsih Mus Sempatkan Waktu Bertemu CJH Asal Sula di Embarkasi Makassar
Tiba di Embarkasi Makassar, Besok CJH Sula Menuju Tanah Suci 
Ini Daerah Pemasok Miras Terbesar ke Area Tambang di Halteng 2 Bulan Terakhir
Jamaah Calon Haji Tanpa Visa Dikenai Denda dan Dideportasi
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polda Malut Intens Gelar Patroli di Wilayah Ini
Sama-sama Kantongi Surat Tugas, Bupati Petahana Sula dan Kakaknya Disurvei Golkar
Keluarga Korban Penikaman OTK di Sula Resah, Pelaku Belum Ditangkap 
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 13:16 WIT

Ini Tren Kasus Korupsi di Indonesia Sepanjang 2023, Malut Masuk?

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:34 WIT

Bupati Fifian Adeningsih Mus Sempatkan Waktu Bertemu CJH Asal Sula di Embarkasi Makassar

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:14 WIT

Suasana Khidmat Iringi Pelepasan Calon Jamaah Haji Oleh Bupati Halsel

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:38 WIT

Tiba di Embarkasi Makassar, Besok CJH Sula Menuju Tanah Suci 

Minggu, 19 Mei 2024 - 19:19 WIT

Ini Daerah Pemasok Miras Terbesar ke Area Tambang di Halteng 2 Bulan Terakhir

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:35 WIT

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polda Malut Intens Gelar Patroli di Wilayah Ini

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:19 WIT

Sama-sama Kantongi Surat Tugas, Bupati Petahana Sula dan Kakaknya Disurvei Golkar

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:20 WIT

Keluarga Korban Penikaman OTK di Sula Resah, Pelaku Belum Ditangkap 

Berita Terbaru

Jamaah Calon Haji asal Kepulauan Sula tiba di Embarkasi Makassar, Sabtu (19/5/2024)

Headline

Tiba di Embarkasi Makassar, Besok CJH Sula Menuju Tanah Suci 

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:38 WIT

error: Konten diproteksi !!