Penyebab Belum Ada Ekspor Tuna dari Sula Tahun Ini

Sanana, Maluku Utara- Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Maluku Utara Wilker Kepulauan Sula mencatat hingga Maret 2024 belum ada kegiatan ekspor Ikan tuna dari Sanana ke daerah lain.

Belum adanya kegiatan ekpor keluar Ikan Tuna dari Kepulauan Sula ini juga dipengaruhi dokumen pengekspor yang harus di Perbaharui seperti SKP sari UPI telah expaire, kemudian sertifikat HACCP yang telah kadaluarsa.

BACA JUGA  Duit Habis, Dana Hibah Pilkada ke Bawaslu Malut Ditangguhkan

“Apabila kedua dokumen tersebut blm diperbaharui/terbit baru, maka mereka belum bisa melakukan aktifitas ekspor,” kata KoordinatorBalai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Maluku Utara Mardia Ambodalle, saat dikonfirmasi Haliyora.id, Kamis (28/3/2024).

Di Kepulauan Sula sendiri tercatat haya satu perusahaan yang sering melakukan Ekspor Ikan Tuna (Situna) sementara ekspor lainnya ada di berapa Supplier.

BACA JUGA  Jelang Ramadan, Pemkot Ternate Pastikan Tak Ada Pedagang Musiman di Terminal Gamalama

“Di Sula perusahaan yang bisa eksport itu cuman 1 yakni PT.Sanana Pelangi sementara yang lainnya hanya suplier/atau pemasok ke UPI di provinsi lain yang melakukan ekspor seperti Ambon misalnya bahan bakunya itu dari Sanana namun itu tidak bisa dikatakan ekspornya Sula, karen suplier Ambon itu banyak bukan cuma dari Sula. Dan itu namanya hanya antar area,” terangnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah