Mitan Langka Motoris Terpaksa Naikan Tiket Longboat di Mangoli, Penumpang Menjerit

- Editor

Senin, 25 Maret 2024 - 13:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para motoris longboat di Pulau Mangoli kompak melakukan aksi bawa spanduk yang bertuliskan tuntutan mereka. (foto/rif)

Para motoris longboat di Pulau Mangoli kompak melakukan aksi bawa spanduk yang bertuliskan tuntutan mereka. (foto/rif)

Sanana, Maluku Utara- Para Penumpang di Pulau Mangoli, Kepulauan Sula mengeluhkan naiknya tiket longboat.

Kenaikan tarif tiket itu dipicu karena para motoris kesulitan mendapatkan BBM jenis minyak tanah yang dipakai untuk bahan bakar mesin laut. Kendati ditemui, harga minyak tanah (mitan) yang dibeli para motoris ini terbilang tinggi.

“Sebelumnya itu kalau kami di Desa Waikafia itu Rp 60 ribu pulang pergi (PP) sekarang sudah Rp 80 ribu PP dan bukan hanya kami tapi juga di Desa Buya sebelumya Rp 60 ribu PP sekarang sudah Rp 100 ribu PP,” keluh salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, Senin (25/3/2024).

Dirinya berharap ada perhatian dari Pemda Kepulauam Sula terkait kenaikan tarif tiket Longboat akibat kelangkaan Mitan ini.

“Kami tentu berharap instansi terkait terutama Dishub agar menetapkan kenaikan harga tiket ini dalam satu ketetapan harga jangan terlihat secara sepihak,” pintanya.

Terpisah, Arman, salah satu Motoris Longboat di Kecamatan Mangoli Selatan membenarkan kenaikan harga tiket. Kata dia, kenaikan itu dipicu karena kelangkaan serta harga Mitan yang terbilang mahal.

BACA JUGA  Sukseskan Pemilu 2024, KPU dan Harita Nickel Buka TPS Khusus Karyawan di Site Obi

Berita Terkait

Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM
Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir
Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara
Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut
Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini
Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 
KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 
PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:44 WIT

Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:20 WIT

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:07 WIT

Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:00 WIT

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:53 WIT

Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:25 WIT

KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:18 WIT

PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul

Rabu, 24 Juli 2024 - 18:34 WIT

Miris ! Pekerjaan Instalasi Listrik PGM Ternate ‘Bautang’, Vendor Ancam Blokir Aliran Listrik 

Berita Terbaru

Tim Kemensos saat menyalurkan bantuan ke korban banjir di Halmahera Tengah, Rabu  (24/7/2024).

Headline

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:20 WIT

Piet Hein Babua dan Kasman Hi. Ahmad

Headline

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:00 WIT

error: Konten diproteksi !!