Cerita Pilu Para Petugas Sampah di Morotai

- Editor

Rabu, 20 Maret 2024 - 10:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kebersihan ilustrasi

Petugas kebersihan ilustrasi

Daruba, Maluku Utara- Sudah Tiga Bulan, puluhan petugas pengangkut sampah yang bertugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai tidak pernah mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). 

Padahal, para pahlawan kebersihan itu sudah melaksanakan kewajibannya untuk membersihkan sampah di sejumlah desa yang ada dalam kota. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, di bulan puasa para petugas itu tidak pernah mengeluh hanya untuk menjaga kebersihan Ibu Kota Kabupaten.

“Dari bulan Januari sampai Maret ini, kami sekitar 26 orang petugas pengangkut sampah tidak terima TKD. Ini bulan puasa juga tidak kenal lelah, tapi kenapa tidak bayar TKD,” ungkap Husra Djafar, salah satu petugas sampah kepada awak media, Rabu (20/3/2024).

BACA JUGA  Salah Satu SPBU di Morotai Diduga Jual Pertalite ke Pengecer

Menurutnya, meski perbulan hanya Rp 500 ribu, tapi itu sangat berarti bagi mereka karena untuk membantu menghidupi anak istri.

“Kenapa di Kabid DLH Jainudin Naba kasih pisah gaji dengan kinerja, sementara kalau DLH dipimpin pak Jasmin atau ibu Ati, gaji dan tunjangan dikasih satu kali,” kesalnya.

Dirinya mengaku, soal tunjangan itu menjadi hak para petugas dan layak dipertanyakan.

Selain itu, Jainudin juga dianggap tidak bertanggungjawab dalam mengurusi anggaran milik petugas maupun pengawas di lapangan.

“Kabid itu harus awasi kerja anak buah dilapangan, jangan hanya diam, kami dengar informasi bahwa TKD 2 Bulan yang diusulkan di keuangan dan sampai sekarang tidak cair itu justru dari pihak lain,” sesalnya.

BACA JUGA  Anak Yatim Piatu di Ternate Dijatah Santunan Uang Tunai Setiap Bulan

Lanjut dia, saat menjabat sekitar tahun 2020 lalu hingga kini Jainuddin tidak pernah memberikan peralatan kesehatan misalnya masker, sarung tangan ketika mereka bertugas mengangkut sampah.

“Ini terkait kesehatan para petugas, sampai sekarang kami tidak pernah dapat dari Kabid misalnya masker, sarung tangan, jaket, jenggel boot dan lainnya, padahal ini terkait keselamatan dan kebersihan pekerja,” sebutnya.

Atas persoalan ini, pihaknya meminta kepada Pemda Morotai untuk membayar TKD tiga bulan dan mencopot Jainudin dari jabatannya.

“Kami minta pak Bupati copot Kabid Jainudin karena kami anggap tidak bertanggungjawab,” desaknya. (RF/Red)

Berita Terkait

Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK
Maju di Pilbup Halsel, Putra Obi Ini Bidik Demokrat dan Gerindra 
Pemkab Halsel Gratiskan Umroh Untuk 100 Imam Masjid, Anggarannya Rp 4 Miliar
Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan
Tauhid Soleman Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Walikota Ternate ke Gerindra
Kadisdik Halsel Klaim 24 Ruang Kelas Sekolah Ala Rusia Tuntas 100 Persen
Mislan Syarif, Kandidat Balon Bupati Pertama yang Daftar di Partai Gerindra Taliabu
AGK Akui Minta Dinas PUPR dan BPBJ Atur Menangkan Kian di Proyek Halut
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 22:30 WIT

Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK

Rabu, 17 April 2024 - 21:55 WIT

Maju di Pilbup Halsel, Putra Obi Ini Bidik Demokrat dan Gerindra 

Rabu, 17 April 2024 - 20:51 WIT

Pemkab Halsel Gratiskan Umroh Untuk 100 Imam Masjid, Anggarannya Rp 4 Miliar

Rabu, 17 April 2024 - 20:35 WIT

Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan

Rabu, 17 April 2024 - 19:52 WIT

Tauhid Soleman Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Walikota Ternate ke Gerindra

Rabu, 17 April 2024 - 18:11 WIT

Mislan Syarif, Kandidat Balon Bupati Pertama yang Daftar di Partai Gerindra Taliabu

Rabu, 17 April 2024 - 18:04 WIT

AGK Akui Minta Dinas PUPR dan BPBJ Atur Menangkan Kian di Proyek Halut

Rabu, 17 April 2024 - 17:00 WIT

Saksi Akui Terdakwa Stevi Sering Minta Foto Selfie dengan AGK

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!