Sanana, Maluku Utara- Lima (5) kepala keluarga (KK) di Desa Sanihaya, Kepulauan Sula yang rumahnya terendam banjir pada Jumat (08/03) lalu terpaksa kembali ke rumah mereka meskipun banjir yang menggenangi rumah mereka belum juga surut.
Kendati masih was-was, mereka harus kembali ke rumah untuk menyiapkan santapan sahur untuk puasa pertama malam nanti.
“Warga yang rumahnya terendam banjir sudah kembali dan mereka harus kembali karena mau sahur pertama bulan puasa tahun ini, padahal cuaca belum stabil, hujanpun masih terjadi,” ungkap Junaidi Pelu, warga setempat saat dikonfirmasi Haliyora.id (10/3/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Junaidi yang juga Sekdes Sanihaya ini mengungkapkan, walaupun banjir lalu tidak ada menelan korban jiwa tetapi perabotan rumah dan beberapa barang berharga lain milik warga rusak terkena air banjir.
“Untuk korban jiwa tidak ada namun berupa alat rumah seperti tempat tidur, beras, kartu PKH hingga pangan mereka seperti beras semua terendam dengan air,” tambahnya.
Ditanya soal bantuan dari Pemda Kepulauan Sula, Junaidi mengaku belum ada.
“Semoga dengan musibah ini dapat menarik perhatian pemerintah daerah agar biar bisa memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Saniahaya,” pungkasnya. (RSF/Red)








