Ternyata Ini yang Bikin Harga Bapok di Taliabu Naik Jelang Puasa

- Editor

Jumat, 8 Maret 2024 - 20:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

monitoring Dinas Ketahanan Pangan dan Forkopimda di pasar Bobong

monitoring Dinas Ketahanan Pangan dan Forkopimda di pasar Bobong

Bobong, Maluku Utara- Berbagai strategi dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu untuk mengantisipasi dan menstabilkan kebutuhan bahan pokok (Bapok) di pasar, jelang bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.

Salah satunya dengan melakukan monitoring pasar dan mengintervensi harga serta membangun koordinasi bersama pihak distributor terkait pasokan Bapok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Taliabu, Mashudin Maibambu yang diwawancarai Haliyora.id mengungkapkan, berdasarkan hasil monitoring Dinas Ketahanan Pangan dan Forkopimda di pasar Bobong Jumat (8/3/2024) pagi, terdapat sejumlah bahan pokok yang telah mengalami kenaikan, seperti beras, gula, terigu, ditambah bawang putih dan bawang merah serta telur.

Kenaikan ini dikarenakan tingginya permintaan dan tidak dibarengi dengan optimalnya pasokan sehingga menyebabkan beberapa bahan pokok mengalami kenaikan. 

Meskipun begitu Mashudin menegaskan bahwa stok kebutuhan pokok di Pulau Taliabu masih relatif aman.

“Untuk semua stok bahan pokok kita mulai dari beras dan bapok lainnya masih cukup walaupun ada beberapa yang mengalami kenaikan,” ucapnya.

BACA JUGA  Warga Terdampak Banjir di Buambono Taliabu Belum Dapat Bantuan

Berita Terkait

DPRD Malut Ngotot Polisikan Karo Kesra, Pengacara : Dokumen Laporan Rampung
Apes, Belum Difungsikan, Kabel Listrik PGM Ternate Digasak Maling
Berbagi di Idul Adha 1445 H, Polres Ternate Siapkan Belasan Hewan Kurban 
Survei Polmark : Elektabilitas Tauhid Tertinggi dari 19 Bakal Calon Walikota Ternate
Polisi Tanggapi Video Viral Pengantin Pria di Ternate Dihajar Usai Ijab Kabul
Pelaku Penusukan Warga Waihama di Sula Malut Terancam Dihukum 15 Tahun Penjara
Pulau Fau Dieksploitasi, Wakil Ketua DPRD Maluku Utara : Sudah Cukup Weda Bay Nickel
Gerindra Tunggu Golkar, BL tak Direkomendasikan
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:46 WIT

Kadis Perindag Maluku Utara Ajak Semua Pihak Pikirkan Jaminan Hidup Warga di Kawasan Industri

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:40 WIT

Dinkes Kota Ternate Lakukan Pengawasan Post Market Produk Makanan dan Minuman 5 IRTP

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:45 WIT

Pemprov Maluku Utara Hiasi Kota Sofifi dengan Ribuan Jenis Bunga

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:04 WIT

Tekan Inflasi Jelang Idul Adha 2024, Disperindag Maluku Utara Gelar Pasar Murah

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:13 WIT

Dukung MCP KPK, Dinas Perkim Maluku Utara Mulai Mendata Aset

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:46 WIT

Disperindag Maluku Utara Kembangkan Tenun Koloncucu Sebagai Warisan Leluhur

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:56 WIT

PLN UIW MMU Distribusikan Gerobak Sampah Listrik di Kota Ternate Sebagai Wujud Peduli Lingkungan

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:37 WIT

Dinkes Ternate Raih Juara Penilaian Kinerja Penurunan Angka Stunting Tahun 2023

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!