Mantan Dirut dan Bendahara Aman Mandiri Dituntut 7 Tahun Penjara

- Editor

Rabu, 7 Februari 2024 - 09:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang yang digelar majelis PN Ternate dalam agenda pembacaan tuntutan kepada terdakwa kasus korupsi Perusda Aman Mandiri, Selasa (06/02).

Sidang yang digelar majelis PN Ternate dalam agenda pembacaan tuntutan kepada terdakwa kasus korupsi Perusda Aman Mandiri, Selasa (06/02).

Tidore, Maluku Utara- Mantan Direktur Perusda Aman Mandiri Rudy Muhammad Yamin alias RMY dan bendahara Perusda M. Taher Ramya alias MTR dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) 7 tahun penjara dalam kasus tindak pidana korupsi dana penyertaan modal tahun 2017-2018.

Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Selasa (6/02) kemarin.

“Masing-masing terdakwa dituntut pidana penjara selama 7 tahun dikurangi masa penahanan yang telah di jalani masing-masing terdakwa dan pidana denda sebesar Rp 100.000.000, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayarkan diganti dengan Pidana Kurungan selama 6 Bulan,” terang Gama Palias, Kasi Inteljen Kejari Tidore, Rabu (07/02/2024).

Kedua terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 2.870.648.033, apabila para terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan setelah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta benda kedua terdakwa akan disita oleh JPU dan dapat dilelang untuk menutupi uang pengganti.

“Dalam hal ini terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan,” sambungnya.

BACA JUGA  BMKG : Waspadai Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Maluku Utara

Berita Terkait

MK : Aturan Ambang Batas Parlemen Tak Sejalan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat
Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya
Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI
Asik Nongkrong Depan Rumah, Pria Paruh Baya Dikeroyok 5 Pemuda
Batas Waktu 5 Maret, KPU Sula Buka 2 Panel Pleno
Kegaduhan saat Pleno di KPU Sula, Ternyata Ini Penyebabnya
Pleno KPU Morotai Diwarnai Kericuhan Antara Saksi Parpol
MTQ ke XXX Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka Bupati Halmahera Selatan
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:29 WIT

MK : Aturan Ambang Batas Parlemen Tak Sejalan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:56 WIT

Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:43 WIT

Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:22 WIT

Asik Nongkrong Depan Rumah, Pria Paruh Baya Dikeroyok 5 Pemuda

Minggu, 3 Maret 2024 - 13:03 WIT

Batas Waktu 5 Maret, KPU Sula Buka 2 Panel Pleno

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:43 WIT

Pleno KPU Morotai Diwarnai Kericuhan Antara Saksi Parpol

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:50 WIT

MTQ ke XXX Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka Bupati Halmahera Selatan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:31 WIT

Miras Berbagai Merek Disita Polres Sula

Berita Terbaru

Tampak para siswa mendaftarkan diri di seleksi Paskibaraka Kota Ternate Tahun 2024.

Headline

Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya

Minggu, 3 Mar 2024 - 21:56 WIT

Foto partai Golkar dan PDIP

Headline

Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI

Minggu, 3 Mar 2024 - 21:43 WIT

Pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilu 2024 di tingkat KPU Kabupaten Kepulauan Sula

Headline

Batas Waktu 5 Maret, KPU Sula Buka 2 Panel Pleno

Minggu, 3 Mar 2024 - 13:03 WIT

error: Konten diproteksi !!