Soal Kantor Sekolah Ala Rusia, PPK Sebut Ada Temuan BPK Tapi Progres Kerja tak Bermasalah

Meski dinyatakan rampung 100 persen, Mudafar mengakui ada pekerjaan yang belum diselesaikan seperti keramik di lantai satu hingga tangga naik lantai dua yang belum dipasang. 

Akan tetapi dilanjutkan oleh CV Muthia Karya Mandiri. 

“Tidak ada masalah, meskipun rekanan yang berbeda tetapi nomenklatur kegiatannya masih sama yaitu proyek pembangunan sekolah terpadu. Makanya, selain CV Muthia Karya Mandiri yang saat ini tangani pekerjaan 24 ruangan SMP sekolah terpadu dibolehkan menuntaskan pemasangan keramik, pintu dan jendela gedung kantor sekolah terpadu yang belum dipasang,” sebutnya. 

BACA JUGA  Proyek Gedung Kantor Sekolah Ala Rusia di Halsel Diklaim Tuntas, Benarkah?

Dirinya juga membantah bahwa Dinas Pendidikan sebagai intansi yang berwenang atas proyek ini memberikan bonus kepada kontraktor yang melanjutkan pekerjaan gedung kantor sekolah terpadu.

Kata dia, pemberiaan bonus yang diberikan kepada kontraktor proyek ini seperti pada pemberitaan sebelumnya tidaklah benar.

“Tidak ada bonus-bonus terkait pekerjaan yang sedang berjaalan, yang di kerjakan memang sesuai volume dalam RAB,” bantahnya.

BACA JUGA  Pasar BUMDes Labuha Bakal Ditertibkan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah