Daruba, Maluku Utara- Ekspor Ikan Tuna dari Kabupaten Pulau Morotai tahun 2023 tercatat sebanyak 1.500 ton.
Dari data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulau Morotai disebutkan, ekspor tuna tahun 2023 ini meningkat menjadi 138,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara volume produksi antara pulau tujuan domestik baru meningkat pada level 4 persen.
“Peningkatan volume produksi antar pulau tujuan domestik yang belum signifikan dikarenakan beberapa kendala diantaranya, soal hilirisasi produk perikanan dari Pulau Morotai ke daerah tujuan pemasaran ke Tobelo, Ternate dan Surabaya,” papar Asisten I Bupati Morotai, Muchlis Baay dihadapan perwakilan KKP RI, Kamis (11/1/2024).
Muchlis mengatakan, sektor perikanan telah menjadi salah satu penyumbang PAD terbesar untuk Pulau Morotai yang melampaui target yang ditetapkan yaitu mencapai 1,7 miliar.
“Kami berharap bahwa pembangunan sarana prasarana di luar kawasan SKPT yang bangun di Desa Daruba bisa mengimbangi volume produksi antara ekspor dan konsumsi lokal,” harapnya.
Lebih jauh Muchlis menyampaikan, dari 3.000 nelayan Morotai yang tercatat dan terasuransi sebagai nelayan Morotai, sudah menerima berbagai manfaat dari kehadiran Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Desa Daeo Majiko Morotai Selatan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!