Dari sisi neraca perdagangan, kata Agung, surplus neraca perdagangan masih terus berlanjut dan berada pada angka USD 798,68 juta untuk November 2023 dengan komoditas ekspor penyumbang devisa terbesar masih berupa ferronickel.
“Sementara itu, kinerja sektor keuangan hingga akhir Oktober 2023, berupa Total Dana Pihak Ketiga (DPK), tumbuh 14,57 persen (yoy) sejalan dengan kinerja dunia usaha yang semakin membaik sebagaimana tercermin dari tingginya pertumbuhan PDRB kuartal III tahun 2023,” pungkasnya. (RUL/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!