Berikutnya, Belanja Tidak Terduga yang dirancang Rp 2.500.000.000, juga turun 40 persen. Belanja Transfer ke desa yang diproyeksikan sebesar Rp 115.480.400.301, naik 2 persen dari tahun sebelumnya.
“Agak sedikit berat memang untuk anggaran kita di tahun 2024 nanti, dikarenakan kita harus mengikuti dan menyesuaikan dengan kegiatan pusat, yang mana kita perhadapkan dengan pilkada serentak 2024 yang menguras anggaran daerah cukup tinggi,” akui Suriani. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!