Morotai, Maluku Utara- Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai memproyeksikan total Pendapatan Daerah pada tahun 2024 sebesar Rp 764,466,071,879, turun sebesar Rp 60.098.991.816 dibanding tahun 2023 sebesar Rp 824.565.063.695.
Pendapatan daerah yang diproyeksikan ini terdiri dari dana transfer (DAU, DAK dan DBH Pusat) sebesar Rp 688,347,558,000, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 41,749,327,245 dan DBH Provinsi sebesar Rp 34,369,186,634.
Sementara pada komponen Belanja Daerah, Pemkab Morotai merancang naik sebesar Rp 14.528.606.066 atau Rp 854,809,732,795, dibanding APBD tahun 2023 yang sebesar Rp 840.281.267.292. Dengan demikian, terjadi defisit yang diproyeksikan mencapai Rp 90.343.660.916.
Adapun asumsi rancangan Belanja Daerah ini terdiri dari komponen Belanja Gaji Pegawai dan Tunjangan senilai Rp 261,768,039,577, naik 8,30 persen dari tahun sebelumnya, kemudian komponen Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp 165,318,448,370, turun 31,53 persen dari tahun sebelumnya, dan Belanja Subsidi untuk PDAM sebesar Rp 3.440.200.000, masih sama dengan tahun sebelumnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!