Sanana, Maluku Utara- Polisi rupanya belum mengambil tindakan tegas terhadap pemilik kendaraan roda dua dan empat yang sering bolak balik mengisi pertalite subsidi di SPBU Sanana, Kepulauan Sula.
Buktinya, antrian panjang kembali terjadi depan SPBU tersebut pada Senin (23/10/2023).
Antrian panjang ini disebabkan karena masih ada pengecer yang bolak balik mengisi BBM subsidi dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun dua.
Padahal baru pekan kemarin polisi telah menertibkan kendaraan-kendaraan tersebut dengan menyita sementara 8 mobil dan 10 sepeda motor yang diduga menimbun pertalite.
“Masih ada antrian di depan SPBU, padahal sudah ada rapat bersama oleh polisi, pemda, pertamina hingga masyarakat yang kendaraannya ditahan kemarin, namun saya pantau tadi beberapa orang yang kendaraannya ditahan itu lagi-lagi ada di deretan antrian itu,” ungkap salah seorang warga yang tidak mau namanya dipublis.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!