TIDORE, 9 OKTOBER 2023 – PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus mengupayakan penerapan teknologi substitusi batubara dengan biomassa (Co-firing) untuk bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tidore.
Untuk diketahui, Co-firing merupakan pencampuran antara biomassa organik seperti batok kelapa, cangkang pala, cangkang kenari, cangkang sawit, cangkang kemiri, limbah kayu / woodchip, dan berbagai jenis limbah organik lainnya. Dimana biomassa tersebut akan dicampur dengan batubara menggunakan persentase tertentu.
General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menuturkan, Biomassa Woodchip ini resmi digunakan dan menjadi bukti keseriusan PLN dalam mendukung upaya pemerintah menekan emisi karbon, serta untuk mempercepat pemenuhan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23 persen pada 2025.
“PLN serius menekan emisi karbon dan meningkatkan jumlah kwh dari EBT, sehingga menjadi lebih ramah lingkungan melalui penerapan co-firing ini. Sejatinya, ini sejalan dengan komitmen PLN dan Pemerintah dalam hal mewujudkan energi bersih menuju bauran energi 23 persen pada 2025. Tentunya kita upayakan agar hal ini dapat dipercepat dan bauran EBT juga bisa mencapai target sesuai dengan ketentuan,” tuturnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!