Menurut siswa, yang layak memimpin SMKN 1 adalah kepsek sebelumnya yang dinonaktifkan yakni Jainuddin Pajula, bukan Sofyan Baba. Sebab saat menjabat sebagai kepsek selama 12 tahun, sejumlah persoalan seperti guru honorer hingga program sekolah tak mampu diselesaikan oleh Sofyan.
“Olehnya itu, kami meminta kepada gubernur Maluku Utara, terlebih khusus kepada Kadikbud agar membatalkan pengangkatan Sofyan Baba sebagai kepsek di SMKN 1 Morotai,” begitu tuntutan siswa.
Dari amatan wartawan, juga tampak sejumlah ruangan mulai ruang siswa hingga ruang guru di palang menggunakan balok yang ada spanduknya bertuliskan “12 tahun cukup, tolak Sofyan Baba yang lain lagi, jangan dia lagi”
Ada juga spanduk bertuliskan “Menolak kedatangan Sofyan Baba sebagai Kepsek SMK Negeri I, jika dipaksakan kami seluruh dewan guru akan melakukan mogok mengajar dan honorer akan undur diri stop memimpin kami”.
Selain siswa, protes yang sama juga disampaikan oleh dewan guru di sekolah tersebut. Seperti spanduk bertuliskan “Gubernur Malut tolong kami ingin sekolah ini maju, sudah cukup 12 Tahun kami tertindas, tolak Sofyan Baba”.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!