Warga Morotai Dalam Lilitan Berbagai Persoalan 

Daruba, Maluku Utara- Selain menyoroti utang RSUD Ir. Soekarno Pulau Morotai di Kimia Farma yang mencapai hampir Rp 4 miliar, DPRD Pulau Morotai juga menyoroti sejumlah persoalan di daerah itu.

Sebut saja masalah pelayanan e-KTP hingga macetnya aliran air PDAM di beberapa desa.

Wakil Ketua I DPRD, Judi R.E. Dadana mengungkapkan, seperti masalah pelayanan e-KTP, dimana sampai sekarang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) belum bisa membuka pelayanan pembuatan e-KTP karena alasan kehabisan tinta.

BACA JUGA  HUT Pemkot Ternate Ke-24 Tahun, Walikota Minta Perangkat Daerah Maksimalkan Pelayanan Publik

“Teman-teman dari Dukcapil mengungkapkan bahwa pembuatan e-KTP tintanya sudah habis. Sesuai dengan informasi dari bendahara Capil bahwa mereka sudah tidak mau berhutang lagi, karena utang mereka sudah berulang-ulang kali dan sekarang sudah tidak berani untuk berhutang lagi,” kata Judi, Jum’at (21/7/2023).

Tak hanya pelayanan e-KTP, Judi membeberkan keluhan warga, dimana beberapa hari belakangan ini aliran air PDAM sudah tidak mengaliri ke rumah-rumah warga. “Misalnya air PDAM yang di beberapa desa di seputaran kota ini belum jalan sampai sekarang,” bebernya.

BACA JUGA  Walikota Ternate Akui PAD Triwulan II 2024 Tidak Signifikan, Penyebabnya Ini
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah