Jadi kalau proyek yang tidak melalui perencanaan sudah pasti proyek itu gagal, dan sudah pasti kita batalkan.
Kadri La Ice (Kepala BPBJ Malut)
Sofifi, Maluku Utara- Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, Kadri La Ice, mengingatkan kepada seluruh OPD agar setiap paket proyek harus melalui perencanaan yang matang.
Hal ini disampaikan oleh Kadri menyusul selama ini ada paket proyek milik OPD yang tidak melalui perencanaan dan kajian akademik.
“Perencanaan yang matang itu sudah pasti bersumber dari kajian-kajian akademik dan kajian ekologi yang ada di lapangan,” kata Kadri, kepada Haliyora.id di halaman kantor gubernur, Jum’at (7/7/2023).
Kadri mengakui selama ini memang ada proyek yang diikutsertakan dalam proses lelang tanpa perencanaan. Meski begitu, pihaknya sudah membatalkannya, sehingga kalau masih ada proyek yang tidak melalui perencanaan maka pihaknya akan mengidentifikasinya untuk kemudian dikaji khusus di BPBJ.
“Jadi kalau proyek yang tidak melalui perencanaan sudah pasti proyek itu gagal, dan sudah pasti kita batalkan. Oleh karena itu kita jangan merencanakan perencanaan yang dadakan, kalau seperti itu pasti gagal,” tandasnya. (RS-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!