“Kalau dicari akar masalah, tidak ada masalah. Contohnya ketemu di pasar biasa saja, ini adalah murni kenakalan remaja,” bebernya.
Kata Kapolres, untuk mengendalikan para remaja ini cukup sulit, karena secara psikologis mereka masih berada di usia labil.
“Solusi tepat adalah pengawasan ketat dari orang tua. Sejumlah nama telah dikantongi, yang lakukan tindakan kriminal tetap akan diproses hukum,” tegasnya.
Ditempat yang sama, salah seorang tokoh agama dari Daruba Pantai, Habib Fahrul Alhamid meminta agar pemerintah dan aparat kepolisian menindak tegas para pelaku pembuat onar.
Menurutnya, bentrok kelompok pemuda dua desa sudah berlangsung beberapa bulan terakhir akibat pesta ronggeng dan minuman keras yang merajalela.
“Kami meminta agar larangan pesta ronggeng dipertegas bila perlu cabut izinnya,” pintanya.
Di lain sisi, salah seorang warga dari Desa Daruba Pantai Saiful Paturo menilai, pemicu konflik antar pemuda di dua kampung tersebut kerap terjadi juga akibat dari kurangnya perhatian Pemkab.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!