Untuk lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, mengalami kontraksi paling dalam
Aidil Adha (Kepala BPS Malut)
Ternate, Maluku Utara- Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara triwulan I tahun 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 2,15 persen (q-to-q) dibanding triwulan IV tahun 2022. Pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri pengolahan sebesar 12,21 persen, pertambangan dan penggalian sebesar 5,46 persen serta transportasi dan pergudangan sebesar 2,29 persen.
Kepala BPS Maluku Utara, Aidil Adha menyampaikan, beberapa lapangan usaha lainnya yang mengalami pertumbuhan diantaranya, lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi sebesar 1,06 persen, informasi dan komunikasi sebesar 0,98 persen, pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang sebesar 0,96 persen, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 0,39 persen, kemudian real estate sebesar 0,20 persen, perdagangan besar dan eceran, ditambah reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,16 persen.
“Untuk lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, mengalami kontraksi paling dalam yaitu sebesar 17,47 persen,” kata Aidil, Jumat (5/5/2023).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!