Jadi sebagai kep KM LCT saya ucapkan terima kasih karena selama kurang lebih 5 hari kami berada di Morotai, mereka melayani sangat baik.
Franklin Ambalao (Nahkoda KM LCT Battiwakal Permai)
Daruba, Maluku Utara– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai bersama Unit SAR Basarnas Pulau Morotai serta Kodim 1514 Morotai dilaporkan telah memulangkan sembilan awak KM LCT Battiwakal Permai ke Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
ABK KM LCT Battiwakal Permai yang ditemukan usai kapalnya karam ini, dipulangkan dengan kapal laut KM Geovani, Sabtu (15/04/2023) malam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai, Muslim Jumati, ketika dikonfirmasi wartawan di pelabuhan Imam Lastori, Sabtu malam, membenarkan hal itu.
“Jadi hari ini kami pulangkan mereka dengan menaiki KM Geovani,” ungkapnya.
Sebelumnya, kesembilan ABK itu rencananya dipulangkan dengan pesawat udara. Hanya saja karena ketiadaan jadwal pesawat hingga 25 April, sehingga keputusan untuk pulangkan dengan kapal laut.
Dikatakan bahwa untuk pesawat semuanya sudah full untuk mudik lebaran. “Bahkan Ternate-Manado semua full dan itu sudah kami cek sehingga keputusan terakhir kami harus menaiki mereka kapal laut untuk balik ke Manado,” jelasnya.
Ditanya untuk dua orang ABK itu yang belum ditemukan, Muslim bilang, masih dalam pemantauan dan pengawasan. “Jadi pengawasan tetap berjalan,” katanya.
Pemkab pun membekali mereka dengan sedikit anggaran. “Ya itu kecil saja,” ucap singkatnya tanpa membeberkan rinciannya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!