Wujudkan Komitmen Gubernur : Malut Tertinggi Tingkat Kematangan SPBE Melewati Maluku dan Papua

Kata Iksan, kemajuan Maluku Utara dalam SPBE ini merupakan keberhasilan yang signifikan. Pasalnya, Maluku Utara telah menyalib posisi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berada pada Indeks 2,35, padahal Sulsel lebih dahulu mengimplentasikan SPBE dibanding Pemprov Malut.    

“Bahkan kita belajar ke Pemprov Sulsel, tapi pada Evaluasi Kematangan, justru mereka berada di bawah kita. Hal ini bisa saja terjadi karena kita mengacu pada master plan, walaupun mereka juga memiliki, akan tetapi ada beberapa yang mereka belum punya,” urainya.    

BACA JUGA  Plt Gubernur Malut Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV, Eselon II Tunggu Giliran

Adapun Penilaian dalam Taufal ini dilakukan untuk mengukur tingkat kematangan (maturity level) Penerapan SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah (IPPD), dengan indikator yang menjadi area penilaian adalah Kebijakan Internal SPBE, Tata Kelola SPBE, Manajemen SPBE, dan Layanan SPBE. 

Kadis Kominfo dan Persandian Provinsi Malut, Iksan Arsad juga menerangkan bahwa dari sisi integrasi aplikasi, Provinsi Maluku Utara ratenya akan naik. Ini disebabkan karena warga/masyarakat sudah dapat berinteraksi langsung dengan Sistem Layanan Publik Pemerintah.

BACA JUGA  Soal Keluhan Nelayan Saria, Sekretaris DKP Halbar : Kami Tidak Tahu

“Memang diakui, jalannya masih terkesan parsial, dengan beberapa kendala yang dihadapi dilapangan, misalnya jaringan, namun sistemnya sudah terintegrasi dengan baik. Sebagai contoh Pelayanan Pajak Online, Perijinan, layanan Kesehatan, Perpustakaan, dan sebagainya. Sementara ini tim lagi memperbaiki, karena ada komponen-komponen yang dibangun sudah cukup lama,” sebutnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah