21 Hari Peduli Sampah Nasional dan Gerakan Pungut Sampah

- Editor

Sabtu, 25 Februari 2023 - 21:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hermin Koda (Generasi Kie Besi) 

Hermin Koda (Generasi Kie Besi) 

Berangkat dari landasan diatas, penulis sadar, dengan jumlah penduduk Indonesia 270.20 juta jiwa, Indonesia menghasilkan

33.133.277,69 ton timbunan sampah pada tahun 2020. Dari angka timbulan sampah tersebut, hanya 15.167.553,06 ton atau sekitar 45,81 persen sampah yang tertangani. Sebanyak 17,07 persen dari keseluruhan timbunan sampah di Indonesia merupakan sampah plastik, menempatkan jenis sampah ini di urutan kedua terbanyak dalam komposisi timbunan sampah berdasarkan jenis di Indonesia.

Indonesia National Action Plan (NPAP) melaporkan, sekitar 4,8 juta ton atau 70 persen dari keseluruhan sampah plastik di Indonesia tidak terkelola. Diperkirakan, 0,62 juta ton atau 9 persen dari sampah plastik yang tidak terkelola tersebut berakhir atau bermuara di perairan dan laut Indonesia.

Data terkait juga diungkap oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang menyebutkan bahwa terdapat sekitar 0,27-0,60 juta ton sampah plastik yang masuk ke laut Indonesia setiap tahunnya.

Dari berbagai informasi yang dihimpun, penulis mencoba menawarkan salah satu Langkah progres yaitu, Gerakan Pungut Sampah. Dengan aksi ini jika dilakukan dalam aktivitas keseharian akan menimbulkan dampak baik kepada pribadi maupun masyarakat Indonesia terkhususnya masyarakat Halmahera selatan. Praktisnya, secara langsung memberi contoh serta mengajarkan masyarakat untuk bersikap bersih dan itu dilakukan secara berkelanjutan. Sebab kesadaran lingkungan kembali kepada kita selaku manusia yang diberikan kelebihan akal untuk mencintai lingkungan di sekitar kita.

BACA JUGA  Penyerahan Damai Tanah Palestina dari Uskup ke Khalifah

Berita Terkait

Demokrasi Semu dan Demokrasi Rasional
Demokrasi Idiot, Peta Jalan Baru Demokrasi Rasional (CAT)
Bau Itu Bernama Politik Busuk 
Pangan Lokal dalam Cengkraman Industri Tambang
Dahsyatnya Sedekah Subuh
Ibu, Tokoh Sentral Dalam Keluarga
Bertahta di Pohon Khuldi
Perempuan Dalam Bayang-bayang Industri Pertambangan PT IWIP
Berita ini 547 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 10:10 WIT

Tunggak Jasa Medis Rp 1 Miliar, Ini Penjelasan Dirut RSUD Ir. Soekarno

Rabu, 17 April 2024 - 22:30 WIT

Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK

Rabu, 17 April 2024 - 21:55 WIT

Maju di Pilbup Halsel, Putra Obi Ini Bidik Demokrat dan Gerindra 

Rabu, 17 April 2024 - 20:51 WIT

Pemkab Halsel Gratiskan Umroh Untuk 100 Imam Masjid, Anggarannya Rp 4 Miliar

Rabu, 17 April 2024 - 20:35 WIT

Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan

Rabu, 17 April 2024 - 19:32 WIT

Kadisdik Halsel Klaim 24 Ruang Kelas Sekolah Ala Rusia Tuntas 100 Persen

Rabu, 17 April 2024 - 18:11 WIT

Mislan Syarif, Kandidat Balon Bupati Pertama yang Daftar di Partai Gerindra Taliabu

Rabu, 17 April 2024 - 18:04 WIT

AGK Akui Minta Dinas PUPR dan BPBJ Atur Menangkan Kian di Proyek Halut

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!