Target kita terus mengalami peningkatan setiap tahun. Untuk tahun 2023 kita berupaya agar lebih tinggi
Abdullah Assagaf (Kepala Dinasa Kelautan dan Perikanan)
Sofifi, Maluku Utara- Memiliki potensi alam yang sangat besar dengan lautan seluas 113.797,53 Km2 atau 69,08 persen dari total luas wilayah, Provinsi Maluku Utara (Malut) disebutkan memiliki potensi untuk pengembangan industri perikanan.
Sementara itu, untuk beberapa komoditas dominan yang sering dilalulintaskan antara lain rumput laut, tuna, cakalang, tongkol, udang vaname, layang, cumi, demersal kerapu, kakap dan lainnya. Begitu juga teri kering, biji mutiara, rajungan, (masak daging) sirip, daging hiu, kepiting bakau, lobster dan ikan hias.
“Itu semua merupakan potensi sumber daya perikanan yang dimiliki daerah ini, sehingga perlu di kembangkan,” kata kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Malut, Abdullah Assagaf kepada Haliyora.id, Selasa (21/2/2023).
Dari data yang disampaikan Abdulah, realisasi perikanan tangkap di Malut dalam dua tahun terakhir cenderung stabil dan alami kenaikan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!