Morotai, Maluku Utara- Sebuah rumah berkonstruksi kayu yang berlokasi di Lemonade, jalan Kampus Unipas Pulau Morotai, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, ludes terbakar. Peristiwa ini terjadi pada Senin (28/11/2022) sekitar pukul 15.55 WIT sore tadi.
Kejadian ini langsung menjadi perhatian warga, apalagi seluruh penghuni rumah tidak berada di rumah. Alhasil, tak satupun barang milik Erik (39), pemilik rumah tersebut berhasil diselamatkan.
Informasi yang dihimpun haliyora.id menyebutkan, peristiwa kebakaran ini baru diketahui warga setelah melihat kepulan asap hitam yang membumbung di udara, bersumber dari rumah milik Erick yang saat itu ditinggal dalam kondisi kosong.
“Jadi waktu kejadian itu sekitar jam 15.55 WIT, rumah milik pasangan suami istri, Erik dan Emy hangus terbakar, sekitar selesai adzan Ashar,” ungkap Nasrun, salah satu warga Desa Gotalamo, ketika diwawancarai awak media di lokasi kebakaran.
Menurut Nasrun, saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di tempat. “Jadi, mereka semuanya sudah pergi ke Desa Aha, Kecamatan Morotai Selatan”, ucapnya.
Kata Nasrun, kobaran api diduga berasal dari arah dapur sehingga sulit dipadamkan warga. Api baru berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi.
“Kami memadamkan api dengan alat seadanya tapi tidak mampu karena kobarannya makin besar, sekitar pukul 16.00 WIT, satu unit mobil kebakaran tiba di lokasi, namun semuanya sudah ludes terbakar termasuk barang-barang milik pemilik rumah,” ungkapnya.
Sementara itu, Emy (35), pemilik rumah tersebut mengaku bahwa saat kejadian ia bersama suaminya sedang berada di Desa Aha, Kecamatan Morotai Selatan.
“Jadi, sekitar 15.00 saya keluar dari rumah menuju ke Desa Aha, kurang lebih setengah jam di Aha, tiba-tiba ada warga sekitar sini mereka telpon kepada teman saya bahwa rumah kami sudah terbakar,” akunya.
Mendengar informasi itu, kata Emy, dirinya langsung bergegas menuju ke lokasi kejadian. “Suami saya, Erik tidak ikut karena tidak mampu melihat rumah kami yang terbakar itu. Ketika saya datang ke sini rumah saya sudah rata tanah,” ceritanya.
Akibat kebakaran ini, lanjut Emy, seluruh barang-barang di rumah tersebut seperti sertifikat rumah, emas, ijazah, TV, kulkas dan peralatan lain tak bisa diselamatkan.
“Itu semua tidak diselamatkan dan hangus terbakar. Kerugian ini ditaksir ratusan juta,” ungkap Emy sambil meneteskan air mata.
Terpisah, Wakapolres Pulau Morotai, Kompol Samsul Alam ketika ditemui awak media di lokasi kebakaran mengaku mendapatkan laporan kebakaran rumah milik pasutri Erik dan Emy ini dari anggota polisi di jajaran Polres Morotai.
“Mendengar informasi itu saya langsung datang ke lokasi kebakaran, karena katanya ada korban jiwa, cuma setelah kami cek ke lokasi ternyata tidak ada korba jiwa,” tuturnya.
Lanjutnya, polisi akan mendalami untuk mencari tahu penyebab kebakaran rumah warga Gotalamo ini. “Habis ini akan kami pasang garis polisi, setelah itu baru kita telusuri untuk didalami masalah kebakaran ini,” tukasnya. (Tir-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!