Halsel, Maluku Utara- Untuk mengantisipasi inflasi daerah, Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik menginstruksikan kepada seluruh kepala desa di kabupaten tersebut agar melaporkan data harga produksi komoditi pangan dan energi.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Selatan Maslan Hi. Hasan saat diwawancarai Haliyora di ruang kerjanya Senin, (26/9/2022).
Maslan menyampaikan, menindaklanjuti surat Bupati nomor 140/2571/2022 perihal pengendalian inflasi dan mitigasi dampak inflasi daerah pada tingkat desa tahun 2022, maka diharapkan kepada seluruh Kades menyampaikan data hasil produksi komoditas terutama pangan dan energi secara periodik ke DPMD.
“Pak Bupati perintahkan Kades di 249 desa yang tersebar di 30 kecamatan melaporkan data hasil produksi komoditas terutama pangan dan energi secara periodik ke DPMD secepatnya sebelum penyaluran BLT triwulan III dan pencairan DD reguler tahap III 20 persen disalurkan,” terangnya.
Menurut Maslan, data tersebut diminta sebagai langkah upaya pengendalian, evaluasi dan mengontrol harga komoditas, pangan dan energi akibat dampak inflasi daerah.
Selain itu, kata Maslan, akan dilaksanakan kegiatan mitigasi dampak inflasi pada tingkat desa dengan melakukan kegiatan padat karya tunai dan menambah penerima BLT bagi keluarga yang belum mendapatkan bantuan.
Dijelaskan, tujuan dari intervensi pemerintah daerah ini yaitu dalam rangka pengendalian inflasi daerah di desa, serta menjaga ketersediaan pangan di desa dengan mewajibkan masyarakat menanam tanaman hortikultura.
“Pemda (DPMD) akan menggelar kegiatan itervensi inflasi daerah dengan upaya pengendalian inflasi daerah pada tingkat desa dengan mewajibkan warga di desa menanam tanaman hortikultura,” terangnya.
Ia menambahkan, kenaikan harga BBM baru-baru ini sangat berpengaruh terhadap harga sembilan bahan pokok yang juga tentunya berdampak langsung kepada daya beli masyarakat.
“Naik harga BBM ini juga sangat berpengaruh terhadap harga sembilan bahan pokok dan pemicu terjadinya inflasi daerah pada tingkat desa,” tandasnya. (Asbar-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!