Morotai, Maluku Utara- Pekerjaan proyek peningkatan jalan di area Lemonade, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, mulai disoroti dan dikeluhkan warga setempat, terutama para pengendara.
Pasalnya, pekerjaan proyek sepanjang 500-600 meter itu terhenti setelah dikerjakan sejak dua bulan lalu.
Bahkan menurut warga setempat, plank merk proyek pun tidak terpasang di lokasi pada saat melakukan pekerjaan sehingga warga menilai hal tersbut sebagai trik untuk mengelabui masyarakat terkait besaran anggaran proyek
“Harusnya proyek tersebut mencatumkan informasi plank merk agar masyarakat tahu dari mana smber dan besaran anggarannya,” ujar Aldi (30), salah satu pengendara ketika ditemui haliyora di area Lemonade.
Sementara, salah satu warga Desa Gotalamo, bernama Ari (26), mempertanyakan kejelasan kelanjutan proyek tersebut, sebab menurutnya, sampai saat ini pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut terlihat masih sangat jauh dari sempurna.
“Hamparan material batu krikil di badan jalan belum juga diaspal sehingga terlihat berserakan. Padahal, hamparan material batu kerikil ini terlihat sudah hampir dua bulan, bahkan lebih, tapi belum ada tanda-tanda akan dilakukan pengaspalan atau hotmix. Kalu dibiarkan begini terus berpotensi terjadi kecelakaan bagi pengendara, sebab kerikil beserakan di badan jalan,” ungkapnya.
Ari berharap agar dinas terkait maupun rekanan (kontraktor) yang melaksanakan proyek tersebut segera merampungkan pekerjaannya. ”Supaya masyarakat lebih nyaman saat melintasi jalan ini,” harapnya. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!