Peta Bahaya Sunami Morotai Disosialisasi

- Editor

Rabu, 10 Agustus 2022 - 11:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Maluku Utara, Andri Wijaya Bidang

Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Maluku Utara, Andri Wijaya Bidang

Morotai, Maluku Utara- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun BabullahTernate, Maluku Utara, melakukan sosialisasi Peta Bahaya Sunami yang bertempat di Command Center Kantor Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (10/08/2022)

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi terkait gempa bumi dan Sunami kepada Pemda Kabupaten Pulau Morotai.

Itu disampaikan oleh Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Maluku Utara, Andri Wijaya Bidang, kepada awak media di ruang command center Kantor Bupati Pulau Morotai, Rabu (10/08/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, pihaknya juga mengundang beberapa instansi untuk mengikuti sosialisasi tersebut agar memahami dampak atau bahaya yang ditimbulkan jika terjadi gempa yang juga berpotensi terjadi sunami.

Karena menurutnya, hasil pemetaan dan data gempa dari BMKG, ternyata Kabupaten Pulau Morotai terdapat dua lempeng besar di wilayahnya apid. “Artinya, lempeng yang menyebabkan terjadinya aktivitas gempa bumi dan dapat juga memicu Sunami”, jelasnya

Dua lempeng tersebut, sambung Andri , adalah lempeng Philipina (di sebelah Timur) dan lempeng Halmahera (di sebelah Barat). ”Tetapi ancamannya bisa juga berada di wilayah Pasifik, sebab gempa-gempa yang terjadi di Jepang maupun di benua Amerika juga bisa memicu dampak ancaman Sunami jarak jauh. Nah, itu bisa terkena di Pulau Morotai juga,” jelasnya.

Dikatakan, BMKG sudah jauh-jauh hari telah menginformasikan di wilayah yang berpotensi terdampak atau terjadi gempa bumi dan Sunami.

BACA JUGA  Tanpa ABK, Kapal Ikan Ditemukan Warga Sula Terdampar di Bibir Pantai

“Kita sudah bukukan sejak tahun 2017, namun karena minimnya anggaran sehingga pelaksanaan sosialisasi agak terlambat bahkan masih minim. Tahun ini kami bisa lakukan sosialisasi baik kepada Pemda maupun di sekolah-sekolah dan masyarakat umum lainnya. Kalau sosialisasi di sekolah kita sebut ‘Sekolah Lapang Gempa Bumi’, dan ini akan kita laksanakan juga di Morotai, karena kegiatan ini adalah kebijakan pusat untuk wilayah-wilayah yang kita datangi untuk sosialisasi,” ujarnya.

Andri mengatakan dalam bulan ini pihaknya mendorong diadakan sekolah lapangan gempa dan sunami melalui Pemda. “Pemda juga harus mengambil langkah untuk memasang sirine di beberapa tempat, itu yang paling terpenting, agar ketika terjadi gempa bumi atau Sunami dapat diketahui,” tandasnya.

BMKG stasiun Babullah Ternate sendiri, kata Andri, sudah memiliki dua sensor, namun Morotai tidak memiliki alat sirine sunami. “BMKG tidak punya tupoksi di situ. Sesuai UU BMKG hanya dapat memberikan informasi kepada masyarakat,” terangnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat segera tanggap untuk melakukan langkah-langkah atau tindakan mitigasi gempa bumi atau sunami di Kabupaten Pulau Morotai. “Ini tujuan dan harapan kami,” imbuhnya.

Terkait jalur evakuasi, Andir mengaku juga bukan tugas BMKG. Pemda lah yang harus menyediakan jalur evakuasi . “BMKG hanya memberikan informasi tentang wilayah mana saja yang membutuhkan jalur evakuasi atau titik kumpul masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA  9 Pendaftar Calon Rektor Unkhair Lolos Tahapan Verifikasi

“Jadi Pemda harus aktif dalam membuat jalur evakuasi Sunami, juga harus melakukan koordinasi lintas stelakeholder agar bisa menerima informasi gempa bumi Sunami itu seperti apa, supaya ketika terjadi gempa bumi atau Sunami dapat diketahui,” harapnya.

Sementara, Kalak BPBD Kabupaten Pulau Morotai, Muslim Jumaati mengatakan, Pemda harus memasang sirine peringatan sunami di enam kecamatan se-kabupaten Pulau Morotai, karena menyangkut deteksi Sunami.

“Sebab, BMKG sudah tidak lagi lakukan pengadaan alat deteksi Sunami tersebut, tugas mereka hanya menindaklanjuti laporan-laporan atau memberikan informasi kepada masyarakat jika terjadi gempa atau Sunami,“ ujarnya.

Dijelaskan, sebenarnya BMKG sudah memasang alat deteksi sunami di dua tempat Morotai, yakni di Desa Bere-Bere Kecamatan Morotai Utara dan Desa Usbar, Kecamatan Morotai Selatan Barat.

“Tapi itu belum cukup, harus ditambah agar dipasang di semua kecamatan. Tapi saat ini BMKG tidak lagi memiliki kewenangan untuk pengadaan dan pemasangan alat deteksi sunami, maka Pemda harus menyediakannya. Jadi kami akan berkoordinasi dengan pihak pusat agar segera melakukan pemasangan alat deteksi sunami,“ ujarnya. (Tir-1)

Berita Terkait

Penetapan Awal Ramadhan dan Libur Panjang 4 Hari
Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya
Melalui Program Goes to School, PLN UIW MMU Gelar Edukasi Ketenagalistrikan di SMAN 13 Ambon
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN Lakukan Penyambungan Pelanggan Baru PT MMC Daya LI3 55 KVa di Morotai
Muhammadiyah : KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama Perlu Dikaji Ulang
KUA Berubah Fungsi jadi Tempat Pencatatan Pernikahan Semua Agama
Telan Anggaran Rp 1 Miliar, MTQ Tingkat Kota Ternate Diikuti 247 Peserta
Fun Run Edukasi Geowisata Batu Angus
Berita ini 346 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 10:41 WIT

Penetapan Awal Ramadhan dan Libur Panjang 4 Hari

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:29 WIT

MK : Aturan Ambang Batas Parlemen Tak Sejalan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:56 WIT

Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:43 WIT

Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:22 WIT

Asik Nongkrong Depan Rumah, Pria Paruh Baya Dikeroyok 5 Pemuda

Sabtu, 2 Maret 2024 - 20:36 WIT

Kegaduhan saat Pleno di KPU Sula, Ternyata Ini Penyebabnya

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:43 WIT

Pleno KPU Morotai Diwarnai Kericuhan Antara Saksi Parpol

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:50 WIT

MTQ ke XXX Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka Bupati Halmahera Selatan

Berita Terbaru

Foto ilustrasi melihat hilal dengan teropong

Headline

Penetapan Awal Ramadhan dan Libur Panjang 4 Hari

Senin, 4 Mar 2024 - 10:41 WIT

Tampak para siswa mendaftarkan diri di seleksi Paskibaraka Kota Ternate Tahun 2024.

Headline

Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya

Minggu, 3 Mar 2024 - 21:56 WIT

Foto partai Golkar dan PDIP

Headline

Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI

Minggu, 3 Mar 2024 - 21:43 WIT

error: Konten diproteksi !!