BK Melempem, Ada Anggota DPRD Malut 6 Bulan Tak Ikuti Rapat Paripurna

- Editor

Selasa, 9 Agustus 2022 - 09:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sofifi, Maluku Utara- Rapat paripurna DPRD Provinsi Maluku Utara ke 34 tahun 2022, Selasa (9/8/2022), menuai protes anggota DPRD. Padahal, rapat mengenai pembahasan beberapa Ranperda itu baru saja dibuka.

Pasalnya, dari 45 anggota DPRD hanya 16 orang yang menghadiri rapat, sementara sebanyak 29 anggota lainnya tidak hadir dengan alasan yang berbeda.

Adalah Wahda Z. Imam, anggota DPRD yang melayangkan protes hingga rapat pembahasan Ranperda hampir saja molor. Wahda mengatakan, harusnya ketidakhadiran anggota-anggota DPRD dalam rapat tersebut perlu mendapat ketegasan dari Badan Kehormatan (BK) sehingga para anggota tak malas mengikuti agenda-agenda penting DPRD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bila perlu, kata Wahda, anggota yang indisipliner ini harus dievaluasi karena agenda rapat-rapat DPRD sangatlah penting.

“Ini perlu ada ketegasan dari Ketua BK, bila perlu mereka harus dievaluasi, karena pembahasan soal Raperda ini sangat penting. Jadi sangat disayangkan jika mereka tidak hadir,” pinta Wahda.

Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota Komisi II, Amran Ali. Politisi Nasdem itu mengamini protes yang disampaikan Wahda Z. Imam. Ia menyebut protes yang disampaikan politisi Gerindra itu sangat penting untuk menjadi bahan evaluasi BK.

BACA JUGA  Dikbud Halsel Keciprat Anggaran Rp 80 M Tahun Ini, Baru Terserap¬†8 Persen

“Jadi selesai rapat saya akan sampaikan ke Ketua BK, dan kita akan mengidentifikasi anggota yang selama paripurna tidak pernah hadir, selanjutnya akan diberikan teguran sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Amran Ali.

Amran lantas menyebut ada anggota DPRD yang disinyalir selama enam bulan tidak pernah hadir pada saat rapat paripurna. Hal itu katanya, sangat memalukan bagi institusi DPRD sehingga perlu diberikan sanksi.

“Ada anggota DPRD dari Fraksi H, inisialnya WT selama enam bulan tidak pernah hadir pada saat rapat paripurna, dan ini sangat memalukan sehingga perlu diberikan sanksi,” beber Amran.

Terpisah, Ketua BK DPRD Malut, Rosiana Syarif, kepada awak media juga menyayangkan hal yang sama. Tugas BK katanya, adalah mengawasi dan memantau kedisiplinan anggota. Jika ada anggota yang melanggar aturan maka diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA  Tragis ! Wanita Asal Manado Bakar Diri di Kamar Kosnya di Halsel

“Sangat disayangkan ada anggota DPRD yang tidak menghadiri rapat paripurna, padahal rapat ini sangat penting, sehingga jika terbukti bersalah maka dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Rosiana.

Menurut politisi Gerindra ini, tentu hal itu sudah menjadi program di internal BK, apabila ada anggota yang terbukti melanggar kode etik maka yang bersangkutan diberikan surat pemanggilan. Begitu juga jika terbukti melanggar, maka diberikan surat teguran, termasuk menyurat ke partai asal anggota bersangkutan.

“BK akan memanggil bersangkutan, kalau terbukti melanggar aturan maka ditegur, dan yang terakhir kita menyurat ke partai bahwa yang bersangkutan tidak pernah mengikuti rapat paripurna di DPRD, bersama alasan yang lain, tinggal bagaimana keputusan partai,” jelas Rosiana.

Rosiana juga mengakui bahwa BK sudah mengantongi nama-nama anggota yang malas mengikuti agenda-egenda DPRD.

“Tapi data-data sebagian sudah ada sehingga nantinya kita sesuaikan, yang jelas kita tetap tindaklanjut apa yang disampaikan oleh anggota,” tutup Rosiana. (Sam-2)

Berita Terkait

Penetapan Awal Ramadhan dan Libur Panjang 4 Hari
MK : Aturan Ambang Batas Parlemen Tak Sejalan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat
Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya
Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI
Asik Nongkrong Depan Rumah, Pria Paruh Baya Dikeroyok 5 Pemuda
Batas Waktu 5 Maret, KPU Sula Buka 2 Panel Pleno
Kegaduhan saat Pleno di KPU Sula, Ternyata Ini Penyebabnya
Pleno KPU Morotai Diwarnai Kericuhan Antara Saksi Parpol
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 10:41 WIT

Penetapan Awal Ramadhan dan Libur Panjang 4 Hari

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:29 WIT

MK : Aturan Ambang Batas Parlemen Tak Sejalan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:56 WIT

Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:43 WIT

Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:22 WIT

Asik Nongkrong Depan Rumah, Pria Paruh Baya Dikeroyok 5 Pemuda

Sabtu, 2 Maret 2024 - 20:36 WIT

Kegaduhan saat Pleno di KPU Sula, Ternyata Ini Penyebabnya

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:43 WIT

Pleno KPU Morotai Diwarnai Kericuhan Antara Saksi Parpol

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:50 WIT

MTQ ke XXX Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka Bupati Halmahera Selatan

Berita Terbaru

Foto ilustrasi melihat hilal dengan teropong

Headline

Penetapan Awal Ramadhan dan Libur Panjang 4 Hari

Senin, 4 Mar 2024 - 10:41 WIT

Tampak para siswa mendaftarkan diri di seleksi Paskibaraka Kota Ternate Tahun 2024.

Headline

Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya

Minggu, 3 Mar 2024 - 21:56 WIT

Foto partai Golkar dan PDIP

Headline

Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI

Minggu, 3 Mar 2024 - 21:43 WIT

error: Konten diproteksi !!