SPBU Sanana Masih Bandel, Abaikan Rekomendasi Pemkab dan DPRD

Sanana, Maluku Utara- Peribahasa ‘dilambai tak nampak, diseru tak dengar’ patut dialamatkan kepada pihak SPBU Kota Sanana di Kepulauan Sula. Betapa tidak, sampai saat ini antrian panjang masih saja terjadi di SPBU itu.

Padahal, berbagai cara telah dilakukan oleh Dinas Prindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Sula bersama dengan DPRD mulai dari sidak bersama dan melakukan rapat dengar pendapat hingga menerbitkan rekomendasi agar SPBU Sanana bisa mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), namun lagi-lagi itu tak berlaku bagi pihak SPBU. Alhasil, kelangkaan BBM yang menyebabkan antrian padat kendaraan masih berlangsung hingga saat ini.

Parahnya lagi, situasi inipun berulang kali dikeluhkan oleh para supir angkutan umum, pemilik kendaraan pribadi maupun tukang ojek yang hendak melakukan pengisian BBM di SPBU itu.

BACA JUGA  KPK Apresiasi Alokasi DBH Halsel

“Setiap hari kami harus antri dulu kalau mau isi minyak. Ini sudah terjadi berbulan-bulan, bahkan sudah ada DPRD dan instansi terkait melakukan sidak namun nampaknya pihak SPBU ini bandel karena sejauh ini kami lihat salah satu rekomendasi ke pihak SPBU yakni penambahan nosel tapi belum juga dipenuhi,” keluh Andi, salah seorang supir angkutan kepada haliyora, Senin (8/8/2022).

Senada juga disampaikan Amir, salah seorang pemilik kendaraan saat melakukan antrian di SPBU Sanana. Ia menceritakan, pada Sabtu 6 Agustus pekan kemarin, saat dirinya hendak mengisi BBM, tapi pihak SPBU tak mau lagi membuka pelayanan dengan alasan kehabisan stok. Padahal, setahu dia stok BBM yang masih tersedia di SPBU itu sebanyak 2.271 kilo liter atau 2 ton lebih.

BACA JUGA  Bawaslu Halteng Bidik Sejumlah Pejabat yang Diduga Dukung IMS di Pilkada

“Sabtu kemarin mereka sampaikan kalau sisa minyak pertalite itu untuk jatah di hari Senin (hari ini red), namun nyatanya hari ini mereka sampaikan stoknya habis, ini sebenarnya ada apa,” tanyanya heran.

Sementara itu, salah seorang karyawan SPBU Sanana yang enggan namanya dipublis dalam pemberitaan ini membenarkan bahwa SPBU tidak melakukan pelayanan pada pagi hari dikarenakan stok BBM belum disuplay Pertamina.

“Minyak pertalite habis, kami masih menunggu suplay BBM dari Pertamina, kalau sudah masuk maka kami langsung membuka pelayanan, ” akunya. (Sarif-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah